Tampilkan postingan dengan label reward and punishment. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label reward and punishment. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Juli 2012

The Function of Punishment on the Students / Children

As teachers or even parents unfortunately we ever faced with sentencing on the students / child. For example if our students come late to school or if our students are not necessarily homework, we will give punishment to him. Extent of punishment was not related to physical and mental effects that result in severe punishment I think the students / children can be justified.

The purpose of punishment on their students / children:
a. Restricting children to undesirable behavior is not repeated.
b. Educate in order to become accustomed.
c. Motivate, to avoid the occurrence of social behavior that is undesirable.

But if the punishment was the last action that can be done to motivate, educate or deter their students / our child. That's something we need to consider also the punishment on their students / our child. Have we given "the lure of 'rewards to their students / our children if they do not command us or do we ban?
For example, if our students are always coming to school on time then we will give praise, or give a good value if they are always chores that we provide.

Reward function in children:
a. Educational value, because it shows that the behavior of children in accordance with what is desired.
b. Motivation, so that acceptable behavior is repeated.
c. Amplifier, for behavior that is socially acceptable.

Now all we hope that the actions already implemented some of the steps above. That sentencing on the students/children is allowed although not recommended for the purpose and the measure of punishment is appropriate.

Selasa, 19 Juni 2012

Fungsi pemberian hukuman pada anak didik


Sebagai guru atau bahkan orang tua mungkin kita pernah dihadapkan pada permasalahan pemberian hukuman pada anak didik/anak kita. Sebagai contoh jika anak didik kita terlambat datang di sekolah, kita akan memberi hukuman padanya, jika anak didik kita tidak mengerjakan tugas rumah tentu kita  akan memarahinya. Sejauh pemberian hukuman itu tidak berhubungan dengan kekerasan fisik dan mengakibatkan dampak mental yang parah saya kira pemberian hukuman pada anak didik/anak dapat dibenarkan.

Tujuan pemberian hukuman pada anak didik/anak:
a.    Membatasi anak agar tingkah laku yang tidak diinginkan tidak diulang.
b.    Mendidik agar menjadi terbiasa.
c.    Memotivasi, untuk menghindari terjadinya tingkah laku sosial yang tidak diinginkan.

Tetapi apakah pemberian hukuman tadi merupakan tindakan terakhir yang dapat dilakukan untuk memotivasi, mendidik atau membuat jera anak didik/anak kita. Itu hal yang perlu kita pertimbangkan juga dalam pemberian hukuman pada anak didik/anak kita. Sudahkan kita memberi ”iming-iming” reward pada anak didik/anak kita jika mereka melakukan perintah kita atau tidak melakukan larangan kita?
Sebagai contoh, jika anak didik kita selalu tepat waktu datang ke sekolah maka kita akan memberi pujian, atau memberi nilai yang bagus jika mereka selalu mengerjakan tugas rumah yang kita berikan.

Fungsi pemberian penghargaan pada anak:
a.   Nilai mendidik, karena menunjukkan bahwa tingkah laku anak sesuai dengan apa yang diinginkan.
b.    Motivasi, agar tingkah laku yang diterima diulang kembali.
c.    Penguat, untuk tingkah laku yang diterima secara sosial.

Sekarang semua tindakan yang kita lakukan semoga sudah menerapkan beberapa langkah-langkah diatas. Bahwasannya, pemberian hukuman pada anak didik/anak diperbolehkan meskipun tidak dianjurkan selama tujuan dan takaran hukuman tersebut sudah sesuai.